Saat akal pikiran mulai mengusik, seolah menyuruhku melakukan sesuatu yang tak pernah kulakukan, hati pun ikut bicara mengarahkan ku dalam kebaikan, menuntun dalam hidup. Inginku kabarkan pada seorang, tapi satu pun tak kupercaya untuk menyimpan rahasia, aku tau kelemahan manusia, tak ada yang sempurna, bagaimanapun disembunyikannya sebuah cerita, pasti akan terbongkar juga.
Aku pilih Allah yang dapat menyimpan rahasia, walaupun seolah DIA tak dapat bicara, tapi DIA mengerti dan bisa membuatku lebih merasa nyaman, menyuruhku agar tetap kuat dan tegar. Next, pada siapa kita kembali?? Kepada Allah pastinya. Alhamdulillah...
********************************** “...Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan orang-orang yang dusta” [QS Al 'Ankabut (29):1-3]
Maka saat kita mendapat musibah, Al-Quran mengajarkan kita untuk meresponnya dengan berdzikir:
“Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un" [QS Al Baqarah (2):156].
Sebaliknya, saat kita diuji dengan kenikmatan, kita dituntun dengan untuk bersyukur: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu mengucapkannya (dengan bersyukur) “ [QS Adh Dhuha (93):11].
0 komentar:
Posting Komentar