Ketika cinta menyapa
Kubiarkan dia ditempatnya
Mengalir seiring dengan berjalannya waktu
Kubiarkan cinta diatur oleh sang Maha Kuasa
Karena Dia Maha Segala yang tau terbaik untuk hambaNYA
Dia berulang kali mengatakan “aku akan melamarmu”
yang dianggap sebagian kaum perempuan itu adalah kalimat yang serius, apalagi
diutarakan didepan sang kakak. Tapi bagiku itu hanyalah kalimat biasa sebelum
ada tindakan yang terbukti. Aku tak mengiyakan, juga tak menolak, hanya
menyunggingkan sedikit senyuman, dia pun berlalu pergi. Begitulah yang dia
ucapkan sampai kedua kalinya. Nomor hp nya sempat disimpan di contact handpone,
tapi aku sengaja tak pernah menghubunginya untuk menjaga agar cintaku untukNYA tidak
berubah.
Hari berlalu dengan berjalannya waktu, pernah sekali
dia menelpon untuk menanyakan kabarku, dan setelah itu komunikasi antara kami
betul2 hilang. Bagiku dia laki2 yang baik, gigih, penuh humoris, juga sholeh.
biarkan sajalah waktu yang kelak akan menjawab semua pertanyaanku, kemana dan
bagaimana sekarang keadaannya
“Jika ingin bersandar, bersandarlah pada
Yang Maha Kuasa”
Sekarang waktu benar-benar menjawab sudah, Allah
telah mengatur semuanya, Akhir tahun..dia sudah mengkhitbah perempuan lain, aku
hanya melihat dari yang namanya facebook. Kalau aku diundang mungkin aku bisa
terkenal seperti kisahnya Risda ya kalau gk salah. Hahaha. Ditanya kecewa?
Alhamdulillah tak laaa, emang itu sudah takdir, jodohnya die, mungkin aku
terlalu baik untuknya -_- . Dan damai2 saja lah ya, aku berdoa semoga dia menjadi
keluarga SaMaRa.
“Allah Maha Pemilik
hati, Dia Tau yang terbaik untuk hambaNya”
0 komentar:
Posting Komentar