Minggu, 23 September 2018

Dia Murni

Kawan ku slalu berpesan untuk slalu berpikiran positif terhadap hidup. Sebelum dia mengatakan itu aku juga sudah tau, tapi dia terus mengingat kan akan hal itu.

Yang aku heran, ntah bagaimana dia menjalani harinya, tanpa kekhawatiran keluarga untuk nya, seolah dia tak diperdulikan 'pikirku. Dia juga tak pernah mengeluh, slalu punya keinginan yang kuat terhadap yang ingin dia capai. Dia tak ambil pikir dengan apa yang orang bilang, cuma didengar langsung dilupakan. Dia selalu memberiku motivasi walaupun tak seindah Mario Teguh, kata² nya membuat aku berpikir dan bertindak.

Aku tau, ada yang dapat aku ambil, ada juga yang harus dibuang jauh. Entahlah... apa mungkin dia merangkai cerita ku bak dongeng? Seolah-olah akan ada peri dengan tongkatnya yang menjaga ku. Tapi dia tetap the best ... Aku salut, tak salah jika namanya Murni. Makanya kita disuruh memberikan nama yang baik baik. Pada tulisan ini juga, aku sangat ingin mengucapkan terimakasih, karena dia juga aku bisa melewati betapa horornya masa-masa skripsi. Terimakasih banyak² kawan :)

1 komentar: