Silap Mata, Hilang Barang
Begitulah keadaan dikampung ku. Mungkin dikarenakan sudah
banyak warga yang susah, sampai-sampai
sebotol Air minum pun diambil begitu saja dari lemari Es jualan ku.
Kejadiaannya sekitar tanggal 29/9. Aku duduk di Pelangi Noris Coorporation,
sambil menarikan jari diatas keyboard, melihat fokus kearah monitor, membaca
satu persatu huruf yang berjalan lambat. Kereta yang lalu lalang didepan tak
kuhiraukan, suara motor menderu kuat telinga orang disekitar, Mungkin tidak ada
lagi yang hendak di ‘pamer’ kan mereka, sehingga menyukai suara knelpot
yang memekakkan telinga. Kakak ku Fitriyani
duduk disebelah kanan, sambil bernyanyi-nyanyi dan melihati aktifitasku.
Seorang Bocah datang mengendap-endap menuju Lemari Es yang
jaraknya 15 langkah didepan kami. Tanpa permisi, dia mengambil sebotol minuman
dan lari begitu saja. Aku dan kakak ku terpelongo heran seketika, kami melihat
1 sama lain.
“Li, dia ambil minuman” kakak ku panik, dan melihat kearah
bocah yang sudah lari jauh dengan membawa sebotol minuman yang dia ambil.
Aku diam, dan mengatur nafas, jantungku berdetak keras
seperti jam dinding, mencoba untuk tenang.
“Sudahlaah kak … mau gimana lagi, dia udah jauh. Lagi pun yang di ambil cuma
sebotol minuman, kita doakan saja semoga Allah mengganti dengan yang lebih
baik”.
Aku teringat kisah bocah yang dipenjara 5 tahun hanya karena
mencuri Sandal milik seorang Briptu, seorang Nenek dan anak-anaknya yang masih
dibawah umur ditahan dan diancam 7 tahun penjara karena dituduh mencuri 2
kilogram buah randu, dan masih banyak lagi.
“Iya juga ya li, tapi kita tetap harus waspada”
“Pasti”
*****
K-Touch
H888, Hilang?
Aku mulai jatuh cinta dengan K-Touch H888, walaupun
produksi cina, tapi aku menyukai kualitas musiknya yang super Strong,
mengalahkan handpone yang lain, mendengar musik selama 4jam pun aku “tak
takut”. Jam 4.30am aku bangun, hp K-Touch ku tutupi dengan kain dan selimut,
pas diatas tempat tidur. Tempat tidurku jauh dari jendela, butuh kekuatan Extra
untuk mengambil barang-barang yang terletak diatasnya. Kurapatkan pintu kamar
and than masuk kekamar mandi. 15menit
kemudian aku kembali kekamar, Bait demi bait Ayat-ayat Al-qur’an dilantunkan
dari Mesjid Jami’ dekat Rumahku, tak berapa lama kumandang Adzan Shubuh
terdengar. Aku membentangkan Sajadah diatas lantai, memakai mukena dan sholat.
______________
Kuayun-ayun kan tangan keatas tempat tidur, berusaha
mengambil hp K-touch yang mudah di ambil dari tempat ku melaksanakan sholat.
Kuangkat 1 persatu kain juga bantal, ranjang ku balik dan kuhempas-hempaskan
kelantai, berharap hp ku jatuh dari lorong-lorong ranjangku, Aku tak menemukan
apapun dari situ, hanyalah debu ranjang yang menumpuk dilantai. Aku duduk
bersandar kedinding kamar, mencoba berfikir ulang aktifitas apa yang kulakukan
tadi pagi. Yaa … K-touch memang diatas tempat tidur. Kuperiksa jendela kamar,
sedikit renggang, kuncinya hampir lepas, juga ada bekas benda keras, sepertinya
linggis, yang sering digunakan untuk membuka paksa pintu yang tertutup rapat.
Aku membuat kesimpulan sendiri, yaa .. hp ku dicuri waktu aku dikamar mandi
shubuh tadi. Memang pencuri yang profesional, bisa mengambil K-touch yang
kututupi dengan kain dan selimut, padahal jarak jendela dan tempat tidur cukup
jauh. hmm.. masih untung juga hp yang hilang, asalkan jangan nyawa yang hilang. Sempat sedikit suntuk tak pegang hp, tapi Alhamdulillah 04 Oktober 2012 hari
itu juga, awak dibelikkan abg awk hp Nokia Asha. Hihi … Alhamdulillah :)

0 komentar:
Posting Komentar