Minggu, 29 Juni 2014

Berpalingnya Cinta Primadona Desa

Ceritanya berawal dari seorang Bapak berkumis tertata rapi dan lebat didekat bibirnya, yang sangat sayang pada Istrinya. Istrinya yang keturunan dari darah Aceh campuran, jadi primadona desa dikampung Riau walaupun lelaki yang melirik sudah mengetahui si ibuk sudah berstatus Istri. Senyum si ibuk saya akui mengalah-ngalahkan senyum saya. Tak salah jika sibapak was was meninggalkan ibuk berlama2 diumah, apalagi si bapak pergi selama berbulan2 dinegri orang. Katanya ketika masih single dulu, pak kumis ini termasuk orang kaya dikampungnya.
Tapi sekarang agak sedikit menurun setelah dia menikah dan memiliki 5orang anak. Karena pak kumis kerja berbulan2 di negri orang, pak kumis mengajak seluruh keluarganya ngontrak di Tanjungbalai, tepatnya dipematang Rumah mini kepunyaan Ayah saya. Pak kumis merasa lebih aman dan terjaga apalagi keluarganya memang kebanyakan ditanjungbalai. Pak kumis sudah mulai menempati rumah barunya, kecuali anak perempuan yang nomor 5 masih di Aceh untuk mengambil SKHU. Singkat cerita, si ibuk menjemput anak yg ke 5 di Aceh, namanya Intan. Intan pun dipulangkan ketanjungbalai tanpa ditemani si ibuk. Menurut pengakuan Intan, si Ibuk pergi meninggalkan Pak kumis karena pak kumis tidak bisa memenuhi kebutuhannya lagi dan lebih memilih kembali pada kekasihnya dulu yang sekarang sudah kaya dan memiliki mobil Kijang Innova. Mendengar penjalasan Intan, pak kumis seperti orang frustasi dan selalu datang kerumah untuk meluapkan semua ceritanya pada Ayah. Rumah baru yang baru saja ditempati tak memiliki sedikitpun kenangan antara pak kumis dan istrinya.                                               
       Diperingatkan oleh Nabi melalui hadist Ibnu majah.... "Janganlah kamu kawini perempuan karena kecantikannya, karena kecantikan boleh jadi akan mencelakakan.... Tapi Kawinilah krna agama dan akhlaknya, karna itulah yang akan membawa kepada kebahagiaan" 
 

0 komentar:

Posting Komentar